Headlines News :

Kurikulum


 
BAB I  
PENDAHULUAN

A.   Rasional

1.    Latar Belakang


Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa serta akhklak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa  yang diatur dengan undang-undang.

Sistem Pendidikan Nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu, serta relevansi dan efesiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan  tuntutan perubahan  kehidupan lokal, nasional, dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana dan berkesinambungan.

Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Perkembangan pengetahuan dan teknologi dewasa ini berdampak pada perubahan di segala bidang. Arus informasi yang semakin cepat dan tak terbendung mengakibatkan dunia semakin mengglobal. Perubahan tersebut terjadi di semua sektor kehidupan, yaitu sektor perekonomian, politik, sosial, dan budaya yang perlu mendapat respon dari semua elemen masyarakat. 

Penyelenggaraan pendidikan perlu memperhatikan keragaman budaya, suku, agama, dan adat-istiadat peserta didik. Kurikulum yang dikembangkan harus mampu mengangkat keragaman dan potensi daerah dengan mengacu pada ketercapaian standar nasional pendidikan. Pelaksanaan pembelajaran sebagai aktualisasi dari kurikulum harus bermuara pada ketercapaian kemampuan sinergis yang meliputi beberapa domain : pengetahuan (penguasaan dan penerapannya), keterampilan, sikap, dan nilai-nilai yang diaktualisasikan dalam kehidupan peserta didik secara berulang melalui kebiasaan berpikir dan bertindak. Sekolah perlu mengondisikan agar setiap peserta didik berperan sebagai penghasil, pelaku, pengkritisi, dan penyempurna gagasan.

Keluarnya PP  No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengisyaratkan bahwa penyelenggaraan pendidikan perlu mengacu pada delapan standar nasional, diantaranya adalah Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Berkaitan dengan hal tersebut perlu disusun suatu kurikulum yang mampu mengoptimalkan semua potensi sekolah dan daerah dengan berpedoman pada Standar Isi dan Standar Kompetensi Kelulusan yang mengacu kepada ketercapaian Standar Nasional Pendidikan.

Rendahnya mutu pendidikan dewasa ini tidak terlepas dari kurang sadarnya berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pendidikan. Kenyataan di MTs. Sa'adatuddarain Kembangan menunjukkan kualitas hasil belajar siswa yang masih rendah. Hal ini terlihat dari hasil semester setiap jenjang kelas dan hasil ujian Nasional yang masih di bawah standar. Menyikapi hal ini perlu dilakukan inovasi-inovasi yang mampu meningkatkan hasil belajar yang maksimal. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah menyusun kurikulum yang mampu mewadahi semua warga sekolah untuk mengembangkan potensi diri.

Berdasarkan hal di atas, MTs. Sa'adatuddarain Kembangan menyusun kurikulum sekolah yang berpedoman pada Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah serta Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 dan 23 tahun 2006, yang selanjutnya kurikulum tersebut diberi nama “Kurikulum MTs. Sa'adatuddarain Kembangan,” yaitu kurikulum yang dikembangkan dengan memperhatikan dan menghargai keragaman karakteristik peserta didik, keragaman budaya, suku, agama, dan adat-istiadat, serta potensi daerah dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional untuk membangun kehidupan bermasyarakaat, berbangsa, dan bernegara.

Kurikulum dikembangkan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu, yang meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian  dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum  ini  disusun   dan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi di daerah.
Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk :
a. belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
b. belajar untuk memahami dan menghayati,
c. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,
d. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan
e. belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
Komponen KTSP terdiri atas:
      a) Tujuan Pendidikan Sekolah
b)  Struktur dan Muatan Kurikulum
c)    Kalender Pendidikan
d)    Silabus
e)    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)


2.    Landasan
a.    Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 Alinea 4 dan Pasal 31 Undang   Undang Dasar 1945.
b.    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
c.    Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
d.    Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006, tentang Standar Isi
e.    Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006, tentang Standar Kompetensi Lulusan
f.     Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 Tentang Pelaksanaan Permendiknas 22  dan 23 Tahun 2006
g.    Permendiknas Nomor 6 Tahun 2007, tentang perubahan permen Nomor 24 Tahun 2006
h.    Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007, tentang Standar Kualifikasi akademik dan Kompetensi guru
i.      Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007, tentang Standar Pengelolaan pendidikan oleh satuan Pendidikan
j.      Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007, tentang Standar Penilaian Pendidikan

3.    Tujuan Pengembangan KTSP

Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

Tujuan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di MTs. Sa'adatuddarain Kembangan,  adalah sebagai acuan dalam mengembangkan kurikulum yang akan dilaksanakan agar sekolah memiliki arah yang jelas dalam pengembangan pendidikan dan pengajaran dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
a.    Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia
Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Kurikulum yang disusun MTs. Sa'adatuddarain Kembangan memberi ruang yang cukup bagi peserta didik meningkatkan iman dan takwa serta memilki akhlak yang mulia.
b.    Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik
Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif, kognitif, psikomotor) berkembang secara optimal. Sejalan dengan itu,  kurikulum yang disusun MTs. Sa'adatuddarain Kembangan memperhatikan potensi, tingkat perkembangan, minat, kecerdasan intelektual, emosional dan sosial, spritual, dan kinestetik peserta didik.
c.    Potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan
Daerah memiliki potensi, kebutuhan, tantangan, dan keragaman karakteristik lingkungan. Kurikulum MTs. Sa'adatuddarain Kembangan memberi muatan yang cukup bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi daerah melalui mata pelajaran , muatan lokal dan Pengembangan diri yang mampu mempersiapkan peserta didik dalam mengembangkan potensi, bakat, minat, sehingga lulusannya diharapkan dapat melanjutkan ke jenjang  pendidikan yang lebih tinggi juga dapat mendukung pengembangan potensi daerah.
d.    Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
Kemajuan IPTEK dan Seni yang begitu cepat menimbulkan dampak global yang mempengaruhi pola kehidupan, sehingga pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEK yang relevan dan kontekstual. Oleh karena itu kurikulum MTs. Sa'adatuddarain Kembangan mengembangkan muatan kurikulum secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan Ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. 
e.    Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Oleh karena itu, Kurikulum MTs. Sa'adatuddarain Kembangan mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan peserta didik sehingga dapat ikut berperan memelihara persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.
f.     Kondisi sosial budaya masyarakat setempat
Kurikulum MTs. Sa'adatuddarain Kembangan dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat Kota  dan menunjang kelestarian keragaman budaya  Jakarta,  serta  menumbuhkan penghayatan dan apresiasi pada budaya  Jakarta yang menjadi bagian kekayaan budaya bangsa Indonesia.
g.    Kesetaraan Jender
Kurikulum MTs. Sa'adatuddarain Kembangan sesuai dengan misinya diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan merata dengan memperhatikan kesetaraan jender, sehingga setiap peserta didik diberi kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri dalam proses belajar mengajar.
h.    Karakteristik satuan pendidikan
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di MTs. Sa'adatuddarain Kembangan   dikembangkan sesuai dengan visi, misi, tujuan, kondisi, dan ciri khas MTs. Sa'adatuddarain Kembangan  

  1. Prinsip Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
KTSP dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. Pengembangan KTSP mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP, serta memperhatikan pertimbangan komite sekolah/madrasah. Penyusunan KTSP untuk pendidikan khusus dikoordinasi dan disupervisi oleh dinas pendidikan provinsi, dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP .
KTSP dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut :
a.    Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.
b.    Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan, serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan jender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.  
c.   Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
d.    Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Pengembangan kurikulum dilakukan dengan   melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan  kemasyarakatan, dunia usaha dan  dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi,  keterampilan  berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.
e.  Menyeluruh dan berkesinambungan
Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi,   bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.

f. Belajar sepanjang hayat
Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal, dan informal  dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.
g.        Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

B.   Visi

Visi Sekolah

Kurikulum yang disusun Satuan Pendidikan MTs. Sa'adatuddarain Kembangan adalah untuk menyesuaikan program pendidikan dengan potensi yang ada di sekolah. Sekolah sebagai unit terkecil penyelenggara pendidikan telah memperhatikan perkembangan peserta didik dan tantangan masa depan. Perkembangan dan tantangan itu antara lain meliputi: (1) perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, (2) globalisasi yang memungkinkan sangat cepatnya arus perubahan dan informasi serta pengaruhnya terhadap pola hidup manusia, (3) pengaruh globalisasi terhadap perubahan pola perilaku dan moral manusia, (4) perubahan kesadaran orangtua dan masyarakat terhadap pendidikan, (5) kesiapan sumber daya pendidikan dalam menjawab persaingan global. Untuk itu MTs. Sa'adatuddarain Kembangan merumuskan visi sebagai berikut.

Iman, Kualitas, Terampil (IKAT)

Indikator Visi
1.      Berperan aktif dalam kegiatan IMTAQ.
2.      Unggul dalam prestasi akademik
3.      Unggul dalam prestasi nonakademik
4.      Bermanfaat dan ramah lingkungan
5.      Terampil mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

C.   Misi
      Misi MTs. Sa'adatuddarain Kembangan :
1.      Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia warga sekolah
2.      Meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi menuju eraglobalisasi
3.      meningkatkan keterampilan melalui kegiatan Ekstrakurikuler
4.      Menciptakan lingkungan sekolah yang tertib, bersih, indah, nyaman, dan     kondusif.
5.      Meningkatkan keterampilan semua warga sekolah untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
6.      Meningkatkan keterampilan semua warga sekolah untuk penguasaan teknologi informasi dan komunikasi
7.      Meningkatkan keterampilan semua warga sekolah untuk penguasaan digital library

D. Tujuan Sekolah  

Pada tahun pelajaran 2009/2010 diharapkan  
1.        Terlaksananya kegiatan imtaq secara rutin
2       Terwujudnya warga sekolah yang berakhlak mulia
3       Terciptanya pembelajaran yang kreatif, inovatif , dan menyenangkan
4       Tercapainya nilai rata-rata UN minimal 75.
5       Memperoleh prestasi tertinggi dalam bidang ekstrakurikuler yang diikuti
6       Terciptanya lingkungan yang tertib, bersih, indah, nyaman dan kondusif
7       Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan minat dan bakat peserta didik.
8       Terwujudnya peserta didik yang dapat menerapkan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari




























BAB II
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A.   Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum MTs. Sa'adatuddarain Kembangan memuat mata pelajaran wajib, muatan lokal, dan pengembangan diri, dengan rincian sebagai berikut.



Komponen

Kelas dan Alokasi Waktu

VII
VIII
IX







1.   Pendidikan Agama



a.    Al Qur’an Hadits
2
2
2
b.    Akidah Akhlak
2
2
2
c.    Fikih
2
2
2
d.    SKI
2
2
2
2.   Pendidikan Kewarganegaraan
2
2
2
3.   Bahasa Indonesia
4
4
4
4.   Bahasa Inggris
4
4
5
5.  Bahasa Arab
3
3
3
6.   Matematika
4
4
4
7.   Ilmu Pengetahuan Alam
4
4
4
8.   Ilmu Pengetahuan Sosial
4
4
4
9.   Seni Budaya
2
2
2
10. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
2
2
2
11. Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi
2
2
2
B. Muatan Lokal :
B.1. PLKJ
B.2. Nahwu dan Shorof


2
2


2
2


2
2
C.   Pengembangan Diri :
C.1. Pramuka
C.2. Ekstra Pilihan Bebas

2*
2*


2*
2*


2*
2*

Jumlah
42
42
42

B.        Muatan Kurikulum

      1.   Mata Pelajaran
            Mata Pelajaran Wajib :
1.1.    Al Qur’an Hadits
1.2.    Akidah Akhlak
1.3.    Fikih
1.4.    SKI
1.5.    Bahasa Arab
1.6.    Pendidikan Kewarganegaraan
1.7.    Bahasa Indonesia
1.8.    Bahasa Inggris
1.9.    Matematika
1.10. Ilmu Pengetahuan Alam
1.11. Ilmu Pengetahuan Sosial
1.12. Seni Budaya
1.13. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
1.14. Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi
           
         2. Muatan Lokal :
2.1 PLKJ
2.2 Nahwu dan Shorof
              
3.    Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat. Kegiatan pengembangan diri di bawah bimbingan konselor, guru, atau tenaga yang relevan dengan bidangnya. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik serta kegiatan ekstrakurikuler.
Pengembangan diri yang dilaksanakan adalah:

a.      Kegiatan Pengembangan Diri Rutin
1)    Melaksanakan Upacara hari Senin
2)    Melaksanakan Hifdzul Qur'an setiap pagi
3)    Melaksanakan bersih lingkungan setiap hari jumat
4)    Kunjungan perpustakaan setiap hari
5)    Sholat berjamaah dhuhur berjama'ah setiap hari
6)    Melakukan tugas piket kelas (Sesuai dengan tugas kelas)
7)    Peringatan hari-hari besar nasional

b.      Pengembangan Diri Spontan
Pengembangan diri spontan dilaksanakan sesuai dengan situasi kondisi yang terjadi.  
1)      Membiasakan memberi salam kepada sesama siswa, guru, dan semua warga sekolah.
2)      Membiasakan diri membuang sampah di tempatnya.
3)      Membiasakan diri keluar kelas dengan tertib saat jam istirahat.
4)      Membiasakan antri pada saat masuk kelas maupun ke luar kelas.
5)      Memberi teguran langsung kepada siswa yang melanggar tata tertib.
   
c.       Pengembangan Diri Terprogram
Pengembangan diri terprogram dilaksanakan dalam kegiatan ekstrakurikuler yang meliputi kegiatan sebagai berikut.
1)          Pramuka
2)          Voly ball
3)          Basket ball
4)          Tenis meja
5)          Karate
6)          Hadroh
7)          Marawis
8)          Futsal
9)          Iqro
10)      Kaligrafi
11)      Kegiatan keagamaan (Pekan Ramadhan)
12)      Syiar Ramadhan
13)      Pekan olahraga antarkelas
14)      Rohis

Jadwal Pengembangan Diri Terprogram (Setiap Sabtu Jam 07.00 s/d 09.00)

No.
Jenis Kegiatan
Waktu
Pembina
Keterangan
1
Pramuka
Minggu
Pukul:  08.00-12.00 WIB


2
Voly Ball
Rabu
Pukul: 15. 00 – 17.00 WIB


3
Basket
Sabtu
Pukul: 15. 00 – 17.00 WIB


4
Tenis meja
Jumat
Pukul: 15. 00 – 17.00 WIB


5
Karate
Sabtu
Pukul: 07. 00 – 09.00 WIB


6
Hadroh
Sabtu
Pukul: 07. 00 – 09.00 WIB


7
Marawis
Sabtu
Pukul: 07. 00 – 09.00 WIB


8
Futsal
Minggu
Pukul: 10. 00 – 12.00 WIB


12
Iqro'
Sabtu
Pukul: 07. 00 – 09.00 WIB


13
Kaligrafi
Sabtu
Pukul: 07. 00 – 09.00 WIB


14
Pekan Ramadhan
Bulan Ramadhan


15
Syiar Ramadhan
Menjelang Ramadhan


16
Pekan olahraga antarkelas
Akhir semester






d.      Pengembangan Diri Keteladanan
Pengembangan diri keteladanan dikembangkan melalui contoh oleh guru yang dilakukan setiap hari. Dalam hal ini guru perlu memberi teladan kepada siswa dengan melakukan serangkaian kegiatan sesuai dengan norma-norma agama, sosial, dan lain-lain yang terintegrasi dalam tindakan sehari-hari baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Pegembangan diri keteladanan yang dikembangkan adalah sebagai berikut.
1)      Memberi contoh cara berpakaian rapi
2)      Hidup sederhana
3)      Datang tepat waktu baik pada saat mengajar di kelas maupun kegiatan di luar kelas
4)      Tidak merokok di lingkungan sekolah
5)      Saling menghormati dan menghargai sesama teman
6)      Memberi contoh cara bergaul sesuai dengan norma-norma yang berlaku


4.    Pengaturan Beban Belajar


Beban belajar ditentukan berdasarkan penggunaan sistem pengelolaan program pendidikan yang berlaku di sekolah pada umumnya saat ini, yaitu menggunakan sistem Paket. Adapun pengaturan beban belajar pada sistem tersebut sebagai berikut.

a.    Jam pelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan berdasarkan bobot mata pelajaran yang sesuai dengan struktur kurikulum. Mata pelajaran wajib sesuai dengan yang tertera pada struktur kurikulum.  Jumlah jam pelajaran pada kelas VII,VIII, IX masing-masing 48 jam pelajaran. Satu jam pelajaran 40 menit.penambahan jam lebih

b.    Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem paket untuk MTs. Sa'adatuddarain Kembangan  adalah antara 0% - 50% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi.

c.    Alokasi waktu untuk praktik, dua jam kegiatan praktik di sekolah setara dengan satu jam tatap muka. Empat jam praktik di luar sekolah setara dengan satu jam tatap muka. 

5.    Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)

               No
Mata Pelajaran
KLS
VII
VIII
IX
1
Pendidikan Agama
70
70
    70
2
Pendidikan Kewarganegaraan
75
75
75
3
Bahasa Indonesia
74
74
74
4
Bahasa Inggris
65
65
65
5
Matematika
60
60
60
6
Ilmu Pengetahuan Alam
70
70
70
7
Ilmu Pengetahuan Sosial
70
70
70
8
Seni Budaya
70
70
70
9
Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
70
70
70
   10
Keterampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi
70
70
70
11
    Muatan Lokal :
   11.1 PLKJ
   11.2 Nahwu Shorof 


65
70

65
70

65
70

6.  Kenaikan Kelas dan Kelulusan.

6.1. Kenaikan Kelas.
            Peserta didik dinyatakan naik kelas jika memenuhi syarat sebagai berikut :         
6.1.1.   Mencapai ketuntasan minimal pada semua indikator, hasil belajar (HB), kompetensi dasar ( KD) dan standar kompetensi (SK) Pada semua mata pelajaran.
6.1.2.   Jika nilai peserta didik yang tidak tuntas tidak lebih dari 4 mata pelajaran.
6.1.3.   Kehadiran dalam tatap muka di kelas minimal 95%
                                                       
6.2.    Kelulusan.

                                    Sesuai dengan ketentuan PP N0 19/2005 ps. 72 ayat 1 peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah :
6.2.1.   Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
6.2.2.   Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak mulia, kelompok Kewarganegaraan dan Kepribadian, kelompok mata pelajaran Estetika , dan kelompok mata pelajaran Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan.
6.2.3.   Lulus Ujian Sekolah untuk kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
6.2.4.   Lulus Ujian Nasional.

7.    Pendidikan Kecakapan Hidup

Pendidikan kecakapan hidup mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik dan / atau kecakapan vokasional
Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian integral dari pendidikan semua mata pelajaran sehingga setiap guru dalam melaksanalkan kegiatan pembelajaran dapat menanamkan kecakapan hidup yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran.

8.        Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan  global.

Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi dan lain-lain yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik.
Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dapat merupakan bagian dari semua mata pelajaran dan juga dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal.

9.    Standar Kompetensi Lulsan MTs. Sa'adatuddarain Kembangan

        Standar Kompetensi Lulusan MTs. Sa'adatuddarain Kembangan dikembangkan berdasarkan:
Meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut
Adapun Standar Kompetensi Lulusan  MTs. Sa'adatuddarain Kembangan  selengkapnya adalah:
  1. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja
  2. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri
  3. Menunjukkan sikap  percaya diri
  4. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang lebih luas
  5. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup nasional
  6. Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sumber-sumber lain secara logis, kritis, dan kreatif
  7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif
  8. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimilikinya
  9. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari
  10. Mendeskripsi gejala alam dan sosial
  11. Memanfaatkan lingkungan  secara bertanggung jawab
  12. Menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi terwujudnya persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia
  13. Menghargai  karya seni dan budaya nasional
  14. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya
  15. Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang
  16. Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif  dan santun
  17. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat
  18. Menghargai adanya perbedaan pendapat
  19. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek sederhana
  20. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sederhana
  21. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan menengah

9.1 Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran (SK_KMP) MTs. Sa'adatuddarain
Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran (SK-KMP) terdiri atas kelompok-kelompok mata pelajaran:
  1. Agama dan Akhlak Mulia;
  2. Kewarganegaraan dan Kepribadian;
  3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;
  4. Estetika;
  5. Jasmani, Olah Raga,  dan Kesehatan.
Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran (SK-KMP) dikembangkan berdasarkan tujuan dan cakupan muatan dan/ atau kegiatan setiap kelompok mata pelajaran, yakni:
  1. Kelompok mata pelajaran Agama dan Akhlak Mulia bertujuan: membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Tujuan tersebut dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan agama, kewarganegaraan, kepribadian, ilmu pengetahuan dan teknologi, estetika, jasmani, olahraga, dan kesehatan.
  2. Kelompok mata pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian bertujuan: membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan agama, akhlak mulia, kewarganegaraan, bahasa, seni dan budaya, dan pendidikan jasmani.
  3. Kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bertujuan: mengembangkan logika, kemampuan berpikir dan analisis peserta didik.
Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, keterampilan , dan/atau teknologi informasi dan komunikasi, serta muatan lokal yang relevan
  1. Kelompok mata pelajaran Estetika bertujuan: membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, seni dan budaya, keterampilan, dan muatan lokal yang relevan.
  2. Kelompok mata pelajaran Jasmani, Olah Raga,  dan Kesehatan bertujuan: membentuk karakter peserta didik agar sehat jasmani dan rohani, dan menumbuhkan rasa sportivitas. Tujuan ini dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani, olahraga, pendidikan kesehatan, ilmu pengetahuan alam, dan muatan lokal yang relevan.
Adapun Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran (SK-KMP) untuk masing-masing satuan pendidikan selengkapnya adalah sebagai berikut:

1.   Agama dan Akhlak Mulia
  1. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja
  2. Menerapkan nilai-nilai kejujuran dan keadilan
  3. Memahami keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi
  4. Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif  dan santun yang mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan
  5. Menerapkan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang sesuai dengan tuntunan agamanya
  6. Memanfaatkan lingkungan sebagai makhluk ciptaan Tuhan secara bertanggung jawab
  7. Menghargai perbedaan pendapat dalam menjalankan ajaran agama

2.    Kewarganegaraan dan Kepribadian
  1. Menerapkan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara demi terwujudnya persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia
  2. Mematuhi aturan-aturan sosial, hukum dan perundangan
  3. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup nasional
  4. Memanfaatkan lingkungan  secara bertanggung jawab
  5. Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri
  6. Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun
  7. Menunjukkan sikap  percaya diri
  8. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis
  9. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimilikinya
  10. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya
  11. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, dan aman dalam kehidupan sehari-hari
  12. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat
  13. Menghargai adanya perbedaan pendapat
  14. Menghargai karya seni dan budaya nasional Indonesia

3.    Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
  1. Mencari dan menerapkan informasi secara logis, kritis, dan kreatif
  2. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif
  3. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimilikinya
  4. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari
  5. Mendeskripsi gejala alam dan sosial
  6. Memanfaatkan lingkungan  secara bertanggung jawab
  7. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk berkarya
  8. Menerapkan hidup bersih, sehat bugar, aman, dan memanfaatkan waktu luang
  9. Memiliki keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris sederhana
  10. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan menengah

4. Estetika
  1. Memanfaatkan lingkungan  untuk kegiatan apresiasi seni
  2. Menghargai  karya seni, budaya, dan keterampilan sesuai dengan kekhasan lokal
  3. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis karya seni

5.   Jasmani, Olah Raga,  dan Kesehatan
  1. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman dan memanfaatkan waktu luang dengan memanfaatkan lingkungan  secara bertanggung jawab
  2. Mencari dan menerapkan berbagai informasi tentang potensi sumber daya lokal untuk menunjang hidup bersih, sehat, bugar, aman dan memanfaatkan waktu luang

Mata Pelajaran

a.    Pendidikan Agama Islam
1.    Menerapkan tata cara membaca Al-qur’an menurut tajwid, mulai dari cara membaca “Al”- Syamsiyah dan “Al”- Qomariyah sampai kepada menerapkan hukum bacaan mad dan waqaf
2.    Meningkatkan pengenalan dan keyakinan terhadap aspek-aspek rukun iman mulai dari iman kepada Allah sampai kepada iman pada Qadha dan Qadar serta Asmaul Husna
3.    Menjelaskan dan membiasakan perilaku terpuji seperti qanaah dan tasawuh dan  menjauhkan diri dari perilaku tercela seperti ananiah, hasad, ghadab dan namimah
4.    Menjelaskan tata cara mandi wajib dan shalat-shalat munfarid dan jamaah baik shalat wajib maupun shalat sunat
5.    Memahami dan meneladani sejarah Nabi Muhammad dan para shahabat serta menceritakan sejarah masuk dan berkembangnya Islam di nusantara

b.    Pendidikan Kewarganegaraan

1.    Memahami dan menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma  kebiasaan, adat istiadat, dan peraturan,  dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
2.    Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sesuai dengan suasana kebatinan konstitusi pertama
3.    Menghargai perbedaan dan kemerdekaan dalam mengemukakan pendapat dengan bertanggung jawab
4.    Menampilkan perilaku yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945
5.    Menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanaan kehidupan demokrasi dan kedaulatan rakyat
6.    Menjelaskan makna otonomi daerah, dan hubungan antara pemerintahan pusat dan daerah
7.    Menunjukkan sikap kritis dan apresiatif terhadap dampak globalisasi
8.    Memahami prestasi diri untuk berprestasi sesuai dengan keindividuannya

c.    Bahasa Indonesia
1.    Mendengarkan
Memahami wacana lisan dalam kegiatan wawancara, pelaporan, penyampaian berita radio/TV, dialog interaktif, pidato, khotbah/ceramah, dan pembacaan berbagai karya sastra berbentuk dongeng, puisi, drama, novel remaja, syair, kutipan, dan sinopsis novel

2.    Berbicara
Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, pengalaman, pendapat, dan komentar dalam kegiatan wawancara, presentasi laporan, diskusi, protokoler, dan pidato, serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek, novel remaja, puisi, dan drama
3.    Membaca
Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami berbagai bentuk wacana tulis, dan berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerita pendek, drama, novel remaja, antologi puisi, novel dari berbagai angkatan

4.    Menulis
Melakukan berbagai kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam bentuk buku harian, surat pribadi, pesan singkat, laporan, surat dinas, petunjuk, rangkuman, teks berita, slogan, poster, iklan baris, resensi, karangan, karya ilmiah sederhana, pidato, surat pembaca, dan berbagai karya sastra berbentuk pantun, dongeng, puisi, drama, puisi, dan cerpen

d.    Bahasa Inggris
1.    Mendengarkan
 Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari
2.    Berbicara
 Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari
3.    Membaca
 Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari
4.    Menulis
 Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana, secara formal maupun informal, dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive, dan report, dalam konteks kehidupan sehari-hari

e.    Matematika
1.    Memahami konsep bilangan real, operasi hitung dan sifat-sifatnya (komutatif, asosiatif, distributif), barisan bilangan sederhana (barisan aritmetika dan sifat-sifatnya), serta  penggunaannya dalam pemecahan masalah
2.    Memahami konsep aljabar meliputi: bentuk aljabar dan unsur-unsurnya, persamaan dan pertidaksamaan linear serta penyelesaiannya, himpunan dan operasinya, relasi, fungsi dan grafiknya, sistem persamaan linear dan penyelesaiannya, serta  menggunakannya dalam pemecahan masalah
3.    Memahami bangun-bangun geometri, unsur-unsur dan sifat-sifatnya, ukuran dan pengukurannya, meliputi: hubungan antar garis, sudut (melukis sudut dan membagi sudut), segitiga (termasuk melukis segitiga) dan segi empat, teorema Pythagoras, lingkaran (garis singgung sekutu, lingkaran luar dan lingkaran dalam segitiga dan melukisnya), kubus, balok, prisma, limas dan jaring-jaringnya, kesebangunan dan kongruensi, tabung, kerucut, bola, serta  menggunakannya dalam pemecahan masalah
4.    Memahami konsep data, pengumpulan dan penyajian data (dengan tabel, gambar, diagram, grafik), rentangan data, rerata hitung, modus dan median, serta  menerapkannya dalam pemecahan masalah
5.    Memahami konsep ruang sampel dan peluang kejadian, serta  memanfaatkan dalam pemecahan masalah
6.    Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan
7.    Memiliki kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta mempunyai kemampuan bekerja sama

f.     Ilmu Pengetahuan Alam
1.    Melakukan pengamatan dengan peralatan yang sesuai, melaksanakan percobaan sesuai prosedur, mencatat hasil pengamatan dan pengukuran dalam tabel dan grafik yang sesuai, membuat kesimpulan dan mengkomunikasikannya secara lisan dan tertulis sesuai dengan bukti yang diperoleh
2.    Memahami keanekaragaman hayati, klasifikasi keragamannya berdasarkan ciri,  cara-cara pelestariannya, serta saling ketergantungan antar makhluk hidup di dalam ekosistem
3.    Memahami sistem organ pada manusia dan kelangsungan makhluk hidup
4.    Memahami konsep partikel materi, berbagai bentuk, sifat dan wujud zat, perubahan, dan kegunaannya
5.    Memahami konsep gaya, usaha, energi, getaran, gelombang, optik, listrik, magnet dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
6.    Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya

g.    Ilmu Pengetahuan Sosial
1.    Mendeskripsikan keanekaragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
2.    Memahami proses interaksi dan sosialisasi dalam pembentukan kepribadian  manusia
3.    Membuat sketsa dan peta wilayah serta menggunakan peta, atlas, dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan
4.    Mendeskripsikan gejala-gejala yang terjadi di geosfer dan dampaknya terhadap kehidupan
5.    Mendeskripsikan perkembangan masyarakat, kebudayaan, dan pemerintahan sejak Pra-Aksara, Hindu Budha, sampai masa Kolonial Eropa
6.    Mengidentifikasikan upaya penanggulangan permasalahan kependudukan dan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan
7.    Memahami proses kebangkitan nasional, usaha persiapan kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia
8.    Mendeskripsikan perubahan sosial-budaya dan tipe-tipe perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan, serta mengidentifikasi berbagai penyakit sosial sebagai akibat penyimpangan sosial dalam masyarakat, dan upaya pencegahannya
9.    Mengidentifikasi region-region di permukaan bumi berkenaan dengan pembagian permukaan bumi atas benua dan samudera, keterkaitan unsur-unsur geografi dan penduduk, serta ciri-ciri negara maju dan berkembang
10. Mendeskripsikan perkembangan lembaga internasional, kerja sama internasional  dan peran Indonesia dalam kerja sama dan perdagangan  internasional, serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia
11. Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi serta mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam memenuhi kebutuhannya
12. Mengungkapkan gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi berupa kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi barang/jasa untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan

h.    Seni Budaya
Seni Rupa
1.    Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di daerah setempat
2.    Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar/ lukis, karya seni grafis dan kriya tekstil batik daerah Nusantara
3.    Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa Nusantara dan mancanegara.
Seni  Musik
1.    Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara perseorangan dan berkelompok.
2.    Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu tradisional nusantara secara perseorangan dan kelompok
3.    Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu mancanegara secara perseorangan dan kelompok
Seni  Tari
1.    Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni  tari tunggal dan berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari daerah  Jakarta
2.    Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni  tari tunggal dan berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari Nusantara
3.    Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni  tari tunggal dan berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari mancanegara

i.      Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
1.    Mempraktekkan variasi dan kombinasi teknik dasar permainan, olahraga serta atletik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya
2.     Mempraktekkan senam lantai dan irama dengan alat dan tanpa alat
3.     Mempraktekkan teknik renang dengan gaya dada, gaya bebas, dan gaya punggung
4.     Mempraktekkan teknik kebugaran dengan jenis latihan beban menggunakan alat sederhana
5.     Mempraktekkan kegiatan-kegiatan di luar kelas seperti melakukan perkemahan, penjelajahan alam sekitar dan piknik
6.    Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan, mengenal berbagai penyakit dan cara pencegahannya serta menjauhi narkoba

j.     Teknologi Informasi dan Komunikasi
1. Memahami penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, dan 
     prospeknya di masa datang
        2.  Menguasai dasar-dasar ketrampilan komputer
3. Menggunakan perangkat pengolah kata dan pengolah angka untuk
     menghasilkan dokumen sederhana
4. Memahami prinsip dasar internet/intranet dan menggunakannya untuk
    memperoleh informasi

k.    PLKJ
1. Mengetahui tentang Pemerintahan DKI Jakarta baik mengenai, pelayanan masyarakat, dewan kelurahan, dewan kota, dewan pendidikan dan komite sekolah.
2. Mengetahui Fasilitas umum di jakarta, dan mengetahui tentang cara menggunakan fasilitas umum secara benar dan aman.
3. Memahami ketertiban berlalu lintas, baik yang berkaitan dengan jenis-jenis kendaraan di jakarta dan perilaku pengemudi dan pengguna jalan raya.
4. Memahami tentang ketertiban umum diwilayah DKI Jakarta, dan pentingnya menegakkan ketertiban umum, bentuk-bentuk ketertiban umum, serta berpartisipasi dalam gerakan penegakkan disiplin
5. Memahami pentingnya berperilaku disiplin, cara membentuk perilaku disiplin, dan memberikan penghargaan terhadap orang yang disiplin.

l. Nahwu Shorof
                  1. Memahami tentang pembagian kalimat
2. Memahami tentang perubahan kalimat dari segi I'rob
3. Memahami tentang pembagian tanda-tanda I'rob
4. Memahami tentang macam-macam fi'il dan pembagian Fi'il
5. Memahami tentang pengertian Fa'il dan pembagian serta contohnya
6. Memahami tentang Naibul Fa'il dan pembagiannya
7. Memahami tentang pengertian, pembagian, dan contoh Mubtada  
    Khobar
8. Memahami tentang Kaana, Inna, Dzonna dan Akhwahnya

BAB III
KALENDER PENDIDIKAN

Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Kalender pendidikan mencakup  permulaan tahun ajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur.

Setiap permulaan tahun pelajaran, tim penyusun program di sekolah menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur.  

Beberapa aspek penting yang menjadi pertimbangan dalam menyusun kalender pendidikan sebagai berikut:

a.    Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Permulaan tahun pelajaran telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya.
b.    Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran, yaitu 34 minggu
c.    Waktu pembelajaran efektif per minggu 36 jam pelajaran.
d.    Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan, Kepala Daerah tingkat Kota, dan atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus.
e.    Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari besar nasional dan hari libur khusus.
f.     Libur jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran.
g.    Hari libur umum/nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang dan jenis pendidikan disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat/Propinsi/Kota.
Perhitungan Jumlah Pekan dalam Satu Tahun (2009/2010)

 SMTR
Bulan
JUMLAH
Jumlah
Minggu
Minggu Tidak
Efektif
 Minggu Efektif

Juli
2
0
2

Agustus
5
0
5
I
September
4
1
3

Oktober
5
2
3

Nopember
4
0
4

Desember
4
2
2

Jumlah
   24
5
19

Januari
5
1
4

Februari
4
0
4

Maret
4
0
4
II
April
5
0
4

Mei
4
2
3

Juni
4
2
2

Jumlah
28
7
21
Jumlah Minggu dalam 1 tahun
52
12
40







































BAB IV

PENUTUP



Puji Syukur kami Panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa bahwa Dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ini telah disusun sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Setiap kegiatan dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kegiatan  pembelajaran hendaknya senantiasa berpedoman pada kurikulum yang telah disusun. Pada akhirnya kurikulum ini akan disosialisasikan dan dilaksanakan  seluruh warga sekolah, sehingga setiap warga sekolah memiliki tanggung jawab dan kesungguhan  dalam melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ).

Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ini merupakan bagian dari kegiatan perencanaan sekolah.  Tahap kegiatan penyusunan KTSP secara garis besar telah kami lakukan meliputi: penyiapan dan penyusunan draf, reviu dan revisi serta finalisasi dan pemantapan. Langkah-langkah yang lebih rinci dari masing-masing kegiatan diatur dan diselenggarakan oleh Tim Pengembang Kurikulum Sekolah.

Kami menyadari bahwa, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP ) ini jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan dan diucapkan terima kasih.

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Bangdany
Copyright © 2011. MTs. Sa'adatuddarain - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template